She will have no fear of bad news; her heart is steadfast, trusting in the Lord. (Psalm 112:7)

pelajaran tentang ini lagi..


waktu kecil, kita mendatangi berbagai pesta.. pesta ulang tahun, pesta pernikahan, dan segala macamnya.. kita berharap kebahagiaan akan selalu silih berganti dalam hidup kita.
semakin kita beranjak dewasa, kita mulai mengunjungi tempat lain, rumah duka dan pemakaman. lalu kita seakan diajar, bahwa gak selamanya hidup itu tentang kesenangan semata. ada kalanya kita harus belajar tentang kehilangan. dan merelakannya.

hari ini, (8/7) gwe kembali dikejutkan satu berita duka.
ibunda temen gwe meninggal dunia, dan lagi lagi, katanya, karena serangan jantung.
pas denger berita ini gwe, untuk kesekian kalinya shocked dan kaget luar biasa.
gak nyangka ini terjadi lagi. semenjak gwe lulus SMA, yang berarti udah hampir satu tahun ini, udah 3 berita dukacita, salah satu orangtua temen gwe meninggal dunia akibat serangan jantung.

dan, pikiran gwe yang sangat labil ini suka berkeliaran liar di malam hari, terbayang-bayang apa jadinya kalau gwe jadi dia, kalau gwe di posisi dia. apa gwe bisa merelakan? apa gwe bisa bertahan menghadapinya? kehilangan seseorang yang sangat penting dalam hidup kita.. tentu itu sangat enggak gampang untuk merelakannya.

diputusin pacar aja rasanya udah pengen jedotin kepala ke tembok biar amnesia dan lupa segala kenangan tentang si mantan. kehilangan handphone? rasanya pasti sedih banget dan pengen cepet-cepet beli. tapi kalau kehilangan seseorang yang sangat berarti, apa segampang itu bisa cari dan beli penggantinya?

jujur aja, gwe bukan tipe anak yang sangat deket sama orangtua, bukan tipe anak yang gampang banget curhat tentang ini itu sama orangtua gwe, malah rasanya curhat-curhat pribadi merupakan hal yang agak tabu, apalagi masalah pacar. :)
cuma, gwe gak sanggup dan gak bisa ngebayanginnya, apa jadinya hidup gwe tanpa orangtua. toh ampe segede gini aja gwe masih sangat mengandalkan mereka, uang jajan, tempat tinggal, sarapan, makan siang, makan malam, minta dianter ke sana-sini, semua bergantung sama orangtua.

dan dengan kejadian begini, gwe sadar betapa beruntungnya gwe masih punya orangtua. meskipun mereka gak perfect, gak seperti apa yang gwe idamkan, bokap gwe gak seganteng robbert pattinson, gak sekaya donald trump.. nyokap gwe gak secantik jessica alba dan gak sebaik mother teresa, but they're my parents. and i should accept them as they accept me as who am I. untungnya pas gwe lahir, mereka gak ngelantarin gwe karena gwe gak seperti apa yang mereka harapkan. muka gwe gak sehalus model-model iklan. rambut gwe gak sebagus model-model shampoo.. tapi mereka tetep sayang sama gwe.. :)

perpisahan itu sesuatu yang pasti terjadi, cuma menunggu waktu aja.. so, yang wajib mesti kita lakukan adalah living life to its fullest, menjalaninya sepenuh hati kita.. menghabiskan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya, membahagiakan semua orang yang kita sayangi, karena kita gak bakal tau kapan kita akan berpisah dengan mereka..


love,


6 comments:

michelle said...

: ) no comment just wanna give you smile and huugggg.. you re lucky gurl! love yaaaaaaaaaa

teeteen said...

give youuuu bunch of hugs.. :))
Loveee youuu toooo bundaaaa..

batterie said...

you re lucky gur……

labatterie said...

no comment just wanna give you smil

r4 ds said...

give youuuu bunch of hugs……

Rolex watches said...

Loveee youuu toooo bundaaaa..

Christine Natalia. Powered by Blogger.

Follow by Email

About me

My photo
I write because He is exist. I write because His Grace manifested in my life. I write so one day when I lack of Hope and Faith I can reread all His goodness and mercy that ever happened in my life and my Faith will rise up, in Christ alone.