She will have no fear of bad news; her heart is steadfast, trusting in the Lord. (Psalm 112:7)

lady in waiting #3

Mari berlanjut ke chapter selanjutnya, dan kali ini berjudul Wanita yang memiliki rasa aman. :D

Para wanita, Allah memberimu pilihan, rencanaNya atau rencanamu. Di tengah kondisinya, Rut tidak mungkin dapat melihat seorang pria seperti Boas yang satu hari kelask akan menjadi pangerannya. Anda pun tidak dapat melihat siapa yang akan menjadi pangeranmu karena sudut pandangmu terbatas. Hanya Allah yang melihat segala hal di dalam pandanganNya.

Mengapa wanita mengalami kesulitan untuk tetap tenang dan menunggu pria berinisiatif dan mengembangkan suatu hubungan? Anda akan menemukan jawabannya dalam 3 kata ini, rasa tidak aman.

Rasa tidak aman menyebabkan anda bergantung pada suatu hubungan. Rasa tidak aman dapat membuatmu memiliki banyak tuntutan dan mempunyai harapan-harapan yang tidak realistis terhadap hubunganmu. Rasa tidak aman mengisi suatu hubungan dengan frustasi dan kekhawatiran.

Waktu anda seorang gadis kecil, anda mungkin mengingat rasa ingin dicintai, dikasihi dan diterima oleh ayahmu. Jika ia gagal menunjukkan kasih itu padamu, maka kamu akan terus mencari seorang pria yang dapat menunjukkannya. Tidak ada seorang pria, bahkan pasangan hidupmu yang dapat mengisi kebutuhanmu akan kasih yang aman. Hanya Yesus yang tetap sama, baik kemarin, maupun hari ini dan bahkan selamanya, tidak akan pernah mengecewakan dan membiarkan anda. Ibrani 13:8.

yah, dan ini bener loh kawand..

you can’t rely your happiness to human, kalau yang kamu butuhin adalah kasih sayang tulus, beneran gak bisa didapet dari manusia, seintim apapun hubungan kalian, they still hurt, mereka tetep bisa nyakitin kita, bikin kita kecewa, dan semacamnya.

Sekarang kembalilah pada Bapa Sorgawimu, curahkanlah kerinduan hatimu untuk dikasihi kepada Dia, Lihat tanganNya terbuka lebar dan pangkuanNya siap untuk merangkul dan mendekap anda. Hanya Allah yang dapat memberimu rasa aman. Trust it.

Sekarang, mari yang mau, coba baca doa ini..

Bapa, hatiku lembut, rapuh dan mudah pecah. Aku telah mencoba untuk mencari orang yang akan menyayangiku, tanpa melihat pandanganMu, hatiku telah hancur dan emosiku memar, aku minta Engkau mengambil dan menjaga hatiku, aku akan memilih untuk tidak mempertimbangkan pikiran-pikiran dan emosi cinta yang menyebabkan aku menyerahkan hatiku dengan begitu mudah. Aku akan segera datang kepadaMu waktu aku mulai merasa aku jatuh cinta. Tolong pegang kunci hati dan emosiku sampai hari dimana aku memberikannya pada pria yang Engkau persiapkan bagiku…



0 comments:

Christine Natalia. Powered by Blogger.

Follow by Email

About me

My photo
I write because He is exist. I write because His Grace manifested in my life. I write so one day when I lack of Hope and Faith I can reread all His goodness and mercy that ever happened in my life and my Faith will rise up, in Christ alone.