She will have no fear of bad news; her heart is steadfast, trusting in the Lord. (Psalm 112:7)

Karna Dia sayang kamu.

Seberapa dalam kamu tenggelam.
Seberapa jauh kamu berlari.
Seberapa sakit kamu terjatuh.
Dia tahu.
Dia lihat.
Dia memperhatikan.
MataNya gak bisa berpaling dari kamu.
Sebab kamu anakNya.
Anak kesayanganNya. Biji mataNya.
Dia yang bilang begitu.
Bukan pendeta. Bukan temanmu. Bukan kakakmu. Bukan orangtuamu yang bilang begitu.
Tapi Dia. Dia bilang sendiri. Dia sayang kamu.

Dia biarin kamu jatuh.
Dia biarin kamu tenggelam.
Dia biarin kamu sendirian.
Untuk sementara. Gak lama. Gak akan lama.

Dia gak tahan lihat kamu nangis.
Dia gak tahan lihat kamu menderita.
Dia gak tahan lihat kamu terpukul.
Dia gak tahan lihat kamu kecewa.
Karena Dia sayang kamu.

Pas kamu ninggalin Dia.
Dia tetap berdiri di tempatNya semula.
Karena Dia tau kamu pasti akan kembali.
Karena kamu gak akan bisa hidup sendiri tanpa Dia.
Dia tetap di tempatNya semula.
Agar nanti ketika kamu kembali,
kamu akan lihat betapa setianya Dia.
Agar nanti ketika kamu kembali,
kamu akan tahu, kalau kamu memang butuh Dia.
Butuh banget.

Seperti air butuh sinar matahari.
Seperti akar butuh siraman air.
Seperti manusia butuh oksigen.
kamu butuh Dia.
aku juga butuh Dia.

Ayo lari.
kembali ke Dia.
Jangan main'' terlalu jauh dari Dia.
Jangan lari'' terlalu jauh dari Dia.
Ayo kembali.
Ke pelukanNya yang hangat.
Ke dekapanNya yang aman.

:') God, I love you.

Your little daughter,


0 comments:

Christine Natalia. Powered by Blogger.

Follow by Email

About me

My photo
I write because He is exist. I write because His Grace manifested in my life. I write so one day when I lack of Hope and Faith I can reread all His goodness and mercy that ever happened in my life and my Faith will rise up, in Christ alone.