She will have no fear of bad news; her heart is steadfast, trusting in the Lord. (Psalm 112:7)

Prophetic Journey part1

HAI SEMUA! SO... HERE I AM.. BACK FROM THE PROMISED LAND!
hihihii.. *maaf, terlalu bersemangat*

Hayo... mau tau cerita bagian mana nih? versi rohani atau rohana? *JEDERR* salah fokus. -__- hihihi. hm, overall, KEREN BANGET! Seru luar biasa... pergi sama satu keluarga yang luar biasa solid, lucu, dan asik. Iya, keluarga GBI Senayan City, Emporium Pluit, dan Gandaria City. Maknyusss luar biasa.. kayak gak pengen pulang.. :"""(

udah siap nih denger beberapa pengalaman dan cerita yang bakalan gwe share disini? mmm okay.. mari dimulai..


jadi......... kita disana ke beberapa tempat.. dan yang bener-bener kena di gwe, ada sekitar 3-4 tempat.. yuks mari bahas satu-satu.. dimulai dari satu goa, namanya banias. Sebenernya goa ini gak termasuk dalam daftar perjalanan yang bakalan dikunjungin. Harusnya kita ke gunung Hermon, gunung yang terkenal di Alkitab dan di lagu" itu, tapi berhubung ada badai salju di Hermon, akhirnya jalan kesana ditutup dan kita akhirnya ke goa ini.


duh, tempat di sekitar goa ini bagus banget........ indah. semacam di Korea gitu suasananya, tapi ternyata di goa ini zaman dahulu kala adalah tempat dimana anak muda zaman itu menyembah berhala, freesex dan menyembah dewa PAN, dan cara mereka menyembah adalah dengan ngasih bayi-bayi untuk si dewa pan ini. mm, dewa ini dilambangkan dengan rupa yang serem *boleh cek di google* dan, di salah satu tangan dia itu bawa suling, yang menandakan musik, dimana kita tau banget musik dunia zaman sekarang jauuuhhh dari kata membangun dan memberkati dan di tangan satunya lagi gwe lupa apa -__-.

Nah di tempat ini, kita khusus berdoa buat generasi muda, dan ketika kita didoain, *karena kita membawa perwakilan youth*, gwe seperti merasa dosa satu generasi tiba-tiba tertumpu di gwe. *entah sama temen-temen yang lain* tapi saat didoain itu kayak gwe bener-bener sedih banget dan minta ampun sama Tuhan, kayak bener-bener gabungan perasaan antara sedih karena dosa gwe, dan temen-temen yang lain, tapi seperti tercover dengan perasaan syukur luar biasa kalau inget kebaikan Tuhan, beyond all of my sins, Dia tetep setia dan baik sama gwe, sama kita, sama kalian... :"D

Homoseksual, freesex, narkoba, dan kejahatan anak muda zaman sekarang uda merajalela, bukan lagi hal yang tabu. Dan entah kenapa seperti beberapa minggu dan bulan terakhir ini, setiap kali Tuhan ingetin soal generasi muda, gwe selalu terbeban buat doain kampus gwe lebih sungguh lagi, dan luar biasanya kampus gwe seperti mulai bersinar, bukan karena doa gwe semata, tapi karena banyak anak muda di kampus gwe yang terus berdoa. Bersinar dalam hal apa? mulai ada acara natal, acara paskah, dan ada komsel di kampus.. :"D

Dan pas doa buat generasi muda, gwe seperti diingetin Tuhan, the revival of a generation starts with you! with you! dimulai dari elo, dimulai dari gwe, dimulai dari kita, kita yang harus mengerang dan berdoa lebih sungguh, lebih kenceng, buat revival di kampus, di temen-temen sepermainan kita, kita yang mesti bertobat lebih dulu, kita yang mesti jadi terang di sekeliling kita, biar yang lain bisa keikut jadi terang untuk lingkungannya juga..

ini goanya....


see? keren kan kayak di korea gitu kiri kanannya... :D

mm.. berhubung mata udah sipit dan ngantuk banget, tempat-tempat lainnya di post di lain hari ya! :D keep praying for a revival in our generation! ingat, kampus kamu, sekolah kamu, butuh kamu.. :'D

4 comments:

Anonymous said...

Mata udah sipit? Bukannya emang ya teen. He he he....

christine natalia said...

wah.. siapaa iniiiiii........... -___- :p

Anonymous said...

siapa ya? tebak hayooooo.. ha ha ha.... sombse sih.. hehe.

christine natalia said...

ah.... siapa ini???

Christine Natalia. Powered by Blogger.

Follow by Email

About me

My photo
I write because He is exist. I write because His Grace manifested in my life. I write so one day when I lack of Hope and Faith I can reread all His goodness and mercy that ever happened in my life and my Faith will rise up, in Christ alone.