She will have no fear of bad news; her heart is steadfast, trusting in the Lord. (Psalm 112:7)

(gak pernah) sendirian.

HAHAHAHAHA coba kalau pada bisa baca pikiran satu sama lain yak, YOUU AREE NOTT ALOONEE mamen~ udah woy galaunyaaaa! *ngomong sama langit* -@teeteen

memang mungkin agak sedikit sarkastik, tapi asli rasanya pengeeeen banget sekali-kali pada bisa baca pikiran satu sama lain. Tweet diatas tercetus dari berbagai curhatan yang sebenarnya isinya sama...

'i am alone..'
'nobody cares..'
'i am useless..'
'no one's here..'

itu semua. SAMA. Sama-sama pernah terlintas di pikiran banyak manusia. Lucunya, mbok yoo kalau semua pernah mikir yang sama, berarti you are not alone kan? ;) sayangnya, banyak yang gak pernah mau crita sama orang lain karena berbagai alasan.. takut dinilai jelek, takut gak diterima, takut ditolak, dan takut apa yang dia takutkan ternyata benar.

Entah dapet wangsit dari mana, tiba-tiba gwe keinget Daud. Iya, Daud yang di Alkitab, Daud yang bikin kitab Mazmur yang beken itu. Mmm.. pernah tau masa kecil dia?
Coba deh buka 1 Samuel 16:1-13, dan coba dibaca..
Di situ dibilang kalau Nabi Samuel mau ngurapin salah satu dari anak"nya Isai buat jadi Raja, dan Daud itu termasuk anak Isai loh, tapi dimana dia saat itu? Di padang rumput lagi ngembalain domba!

Coba kalau saat itu gwe yang jadi Daud, sakit hati sama si Isai udah kayak apaan tau. Secara si Isai tau salah satu dari anak-anaknya bakal diurapin jadi Raja, eh Daud malah disuruh gembalain domba. Gak dianggep! Bener.......

Pernah baca kitab Mazmur? Gwe yakin seyakin-yakinnya, banyak ayat disana yang tercipta waktu si Daud lagi di padang. Waktu kakak-kakaknya yang lain asik ngumpul, ngobrol, Daud sendirian di padang, ngobrol sama domba, bikin mazmur, bikin puisi, bikin lagu.

Daud pernah ada koq di masa itu.. Di masa dia merasa gak dianggap, bahkan sama orang tua dia sendiri, bahkan sama keluarganya sendiri, saudara-saudaranya. Daud bahkan pernah merasakan yang namanya diburu dan mau dibunuh sama Saul. Dan gwe yakin banget, dari banyak tokoh Alkitab, yang cukup mengerti arti kesendirian adalah Daud (dan mungkin masih ada beberapa tokoh lainnya).

Mazmur 31:10 'Kasihanilah aku, ya Tuhan, sebab aku merasa sesak, karena sakit hati mengidaplah mataku, meranalah jiwa dan tubuhku' << di ayat ini kelihatan banget ya Daud benar" merasa terpuruk. Tapi dia gak biarin rasa itu menggerogoti jiwanya..
Mazmur 31:15 'tetapi aku, kepadaMu aku percaya, ya Tuhan, aku berkata "Engkaulah Allahku!"'
Mazmur 31:22 'Terpujilah Tuhan, sebab kasih setiaNya ditunjukkanNya kepadaku dengan ajaib pada waktu kesesakan'

Daud memilih untuk percaya. Daud gak membiarkan pikiran jahat dan perasaan negatifnya menang. Daud sadar kalau kasihNya Tuhan selalu cukup setiap hari, bahkan di saat-saat yang gak enak sekalipun.

mm.. mungkin terlalu jauh dikorelasiin ke kisah Daud, gak perlu lihat jauh kesana. Kamu, yang selalu merasa sendirian, coba lihat lagi ke kiri kananmu, seksama dan dalam. Apa semua orang terlihat selalu bahagia dengan hidupnya? Tidak. Semua butuh proses. Entah proses apapun yang sedang kamu alami sekarang, percayalah. Sudah terlalu banyak orang yang pernah melalui proses itu, dan mereka berhasil. :)) Bertahanlah!

Mazmur 31:23
"Aku menyangka dalam kebingunganku, 'aku telah terbuang dari hadapan mata-Mu'. tetapi sesungguhnya Engkau mendengarkan suara permohonanku, ketika aku berteriak kepadaMu minta tolong"

Mazmur 31:25
"Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada Tuhan"

*kenapa gwe suka kitab Mazmur? karena semua perasaan ada disitu, sedih, kesepian, marah, luka, kecewa, syukur, senang, bahagia, terharu, dan yang lainnya. Kitab yang terus mengingatkan kita bahwa manusia dari zaman dulu sampai sekarang, pernah melewati proses yang sama. Dan kalau mereka bisa, kenapa kamu tidak?* ;)

juga lagi bergumul koq,

0 comments:

Christine Natalia. Powered by Blogger.

Follow by Email

About me

My photo
I write because He is exist. I write because His Grace manifested in my life. I write so one day when I lack of Hope and Faith I can reread all His goodness and mercy that ever happened in my life and my Faith will rise up, in Christ alone.