She will have no fear of bad news; her heart is steadfast, trusting in the Lord. (Psalm 112:7)

Securely wait.

Pernahkah kalian menunggu sesuatu yang gak kunjung datang, dan kalian mulai bosen, bingung mau ngapain, sampe akhirnya marah-marah menggerutu sendiri because the thing you're waiting for gak muncul-muncul. Sesimpel nunggu busway.... Zaman gwe masih harus bolak balik berputar-putar di Jakarta, busway jadi kendaraan terefektif (bukan terfavorit), karena emank murah, dan cepet (kalo lagi gak jam kerja). Tapi ada beberapa waktu, busway yang ditunggu gak kunjung dateng, asli... 1 menit, 2 menit, 5 menit, bahkan pernah sampe hampir 30 menit bus nya gak muncul. Sesek, panas, berpolusi, semua hal itu bikin emosi luar biasa.

Mari sejenak berpindah imajinasi ke masa ketika kita masih kecil, atau ketika kita menunggu sesuatu yang exciting. Kalau gwe, dulu gwe tipikal yang super excited kalau besoknya mau ngapain sama temen-temen, misalnya hari Senen gwe mau ke waterbom sama temen-temen sekelas, gwe bisa dari hari Minggu kesenengan sendiri, gak bisa tidur, besoknya gwe pagi-pagi gak bisa sarapan karena gwe terlalu seneng (atau norak) buat gak sabaran langsung cabs. But you know, menunggu dari hari Minggu ke Seninnya, gwe menunggu dengan penuh rasa seneng, penuh rasa excitement.

Bandingkan 2 jenis menunggu diatas......
Sama-sama in term of menunggu. Malahan menunggu versi bawah takes time longer daripada sekedar menunggu busway. Tapi menunggu versi bawah lebih menyenangkan daripada menunggu versi atas. Why?

Ditengah kesupersibukan gwe hari ini, tiba-tiba gwe kepikiran tentang ini, menunggu. Lalu gwe memutuskan untuk spend 5 minutes buat meluruskan kusutnya pikiran gwe tentang satu hal ini, menunggu. Apa yang menyebabkan kedua menunggu ini berbeda? Menurut gwe, karena menunggu versi pertama, kita gak dapet waktu yang tepat kapan buswaynya akan datang, beda cerita kalau kita tahu 'oh busnya bakalan dateng jam 7.10', ketika kita tahu waktu exactnya, kita akan merasa lebih, secure. Menunggu versi kedua kita tahu dengan jelas, Senin pagi bakal ke waterbom, jam 9 berangkat dari rumah. As simple as that.

Menunggu yang secure itu ketika kita tahu something we're waiting for memang akan tiba pada waktunya. Menunggu yang secure itu ketika kita tahu pada akhirnya penantian kita akan menyenangkan dan mengasyikan. Menunggu yang secure itu ketika kita secara tidak sadar, tidak menunggu. You know what i mean? Sembari menunggu hari Senin, selama Minggunya kita nonton televisi, jalan-jalan, shopping, dan pada akhirnya *jengjeng* udah hari Senin aja.

Well, if you're enjoying the season of waiting itu, then everything just fine. Dan balik lagi, ketika kita tahu the thing we're waiting for akan tiba tepat pada waktunya, we will wait with secure and excitement. If you're in moment of waiting something, nah sekarang ditantang deh tuh, kira-kira are we still able to wait securely even we don't know the exact time for the promises to happen? :)) But one thing we surely have to know, His Promises will surely come! Nah, sembari menunggu, mending yuk asik doing something good for God, for ourselves, for people around us. Doing something berguna instead of menggerutu dan ngeluh, kayak lagi nunggu busway.... mungkin bisa sambil ngobrol sama orang sebelah, atau baca novel.. then the wait is no longer tiring i guess. Hihi..

ps: post ini udah dibuat berminggu-minggu lalu, lupa dipost aja...

0 comments:

Christine Natalia. Powered by Blogger.

Follow by Email

About me

My photo
I write because He is exist. I write because His Grace manifested in my life. I write so one day when I lack of Hope and Faith I can reread all His goodness and mercy that ever happened in my life and my Faith will rise up, in Christ alone.