She will have no fear of bad news; her heart is steadfast, trusting in the Lord. (Psalm 112:7)

This is how I made you

2 minggu lalu gwe dapet kado dari nyokap untuk jalan-jalan ke Thailand, well.. sendirian. Nyehehe.. ikut tour gitu, but i'm all alone with no one i've known before. Singkat cerita ajaibnya gwe ketemu sama 2 orang lain yang juga pergi sendirian dan kita seumuran jadi kita kemana-mana bareng dan salah satu diantara mereka ternyata sama-sama anak Tuhan dan dia dari IFGF Singapore which i know beberapa orang dari sana dan mendadak dunia jadi sempit.

Perjalanan yang udah gwe siapin gwe bakal sendirian, all by myself (sampe bawa tongsis buat jaga-jaga gak ada yang bisa dimintain tolong), ternyata turned out to be one of divine appointment sama temen gwe ini. She told lot of stories tentang kisah hidupnya dimana Tuhan bener-bener jagain hidupnya dan drag her not on her own track but in His perfect track. 

Singkat cerita intinya dia ini dulunya berkehendak buat ke Aussie dan sekolah disana, but somehow God led her malah ke Singapore in a school yang dia gak pengenin, tapi dengan dia ke Singapore, she met Christ there, lebih tepatnya dijangkau sama Tuhan sendiri. The one yang dulunya kinda hate Christians because christians dinilai as a hypocrite malah dijangkau sama Tuhan sendiri. How awesome! Dia yang dulunya udah punya plan bakal begini kesini kesana, trus Tuhan malah bawa dia ke X, Y, Z dimana dia ketemu Tuhan, ngalamin Tuhan dan sekarang bertumbuh dalam Tuhan. 

Di akhir perjalanan kita, dan pas kita arrange lagi buat lunch-date, she told me 'I can never imagine where I would be now if I didn't met Him waktu itu'. Dia yang masa lalunya boleh dibilang... well, gak terlalu mulus then met Christ and everything changed. Lalu gwe keinget ayat favorit gwe itu, Roma 8:28 that God can make all things beautiful, even yang kita nilai jelek dan nyebelin dan 'kenapa sih gak sesuai sama rencana gwe??', God can turn all of those things jadi sesuatu yang bagus, sesuatu yang dahsyat dan sesuatu yang jadi U-turn dalam hidup kita.

Well actually bukan ini yang awalnya mau gwe share sih..... Hm, pas di Thailand itu, kita berkunjung ke satu tempat namanya Gem Factory. Tempat ini isinya buat jualan permata, tapi ada satu ruangan dimana semua pekerja-pekerja lagi kerja, batu-batuan yang super kecil yang ada di meja mereka lagi dipoles, diukir, dipanasin, dibakar, entah apalagi namanya, intinya lagi di proses buat nantinya jadi permata yang super mahal dan super indah.

Gwe, kan tingkat keponya cukup tinggi ya, rather than liatin berlian-berlian bagus yang udah jadi gelang, kalung, cincin dan sebagainya, gwe memilih untuk nongkrong di workshopnya itu buat liatin how these workers work (ya alasan utamanya sih karena gak mampu beli kalung dll nya itu, mahal cyin, paling murah 7 juta hehehe). dan you know... pas gwe lagi asik liatin one of those worker, lagi pake kacamata, super teliti moles-moles si batu ini, dilap, ditiup, dimasukin lagi ke alat, diukir, ditiup, dilap, dan terus-terus begitu, you know................ a gently voice popped up in my heart dan bilang begini...

'this how I made you..'

dan saya mau mewek seketika! And i so believe that God wants to remind me, kalau begitulah cara Dia ciptain manusia. Bukan kayak apa yang somehow gwe bayangin, kalau Tuhan mungkin punya beberapa cetakan kayak cetakan jelly, jadi bisa produce manusia dalam jumlah banyak dalam waktu yang singkat (secara tiap berapa detik lahir berapa banyak bayi di seluruh dunia) :p *i know, getok aja gwe* 

'This is how I made you Christine, super teliti, super pelan-pelan, I plan all thiings, I have divine time for everything, I have my plans and all those plans are beautifully hand made for you'

Oh ya, sebelum kita keliling-keliling tokonya, kita dikasih nonton satu film how those batu jadi berlian yang mahal. Pertama mereka nyari biji-biji emas dan sejenisnya di tanah (atau di gunung) yang dikasih air terus (so disgusting kayak berlumpur gitu), terus pas malem, kan keliatan tuh berkilau, trus diambilin, trus disaring dan dikumpulin biji-biji emas dan permatanya. Terus ada bagian designer yang bikin gambarnya batu-batu ini mau dijadiin apa, kalau kalung, gimana designnya, warnanya bagusnya apa, ukirannya kayak apa, and the picture they made pake tangan ini soooooo bagus dan indah. Trus baru batu-batu itu dibawa ke tukang-tukangnya untuk diolah dan diukir, dipoles, dibakar dan proses segala macamnya dan TAARAA! Jadilah cincin, liontin, kalung, gelang yang super mahal.

Kalau itu diurus sama banyak tukang, banyak designer dan banyak tukang yang tugasnya ngambilin batu di gunung itu, intinya kalau satu permata melibatkan banyak orang yang make it work, bayangin, semua manusia diukir sama cuma satu. yang desain satu, yang ukir satu, yang poles satu, that's how our amazing God works. Dia gak mau miss satu-pun, Dia mau incharge di setiap pribadi, Dia punya gambar desain yang keren banget buat each one of us. 

No more mikir kalau Tuhan punya cetakan yang sama, no more mikir kalau Tuhan punya product gagal (which you think you are), no more mikir kalau Tuhan don't even care sama hidup lo. I watched by myself how the worker bener-bener teliti sama batu yang dia lagi kerjain, ditiup, diliat kiri kanan, dilap pake bajunya sendiri, pokoke kayak bener-bener setia dan sayang banget gitu sama si batu. And how berkali-kali lipatnya God loves you and super hati-hati crafted you. 

For you created my inmost being;
    you knit me together in my mother’s womb.
I praise you because I am fearfully and wonderfully made;
    your works are wonderful,
    I know that full well.
(Psalm 139:13-14)



ps: 9 hari lalu saya baru menginjak 23 tahun. :"D dua-puluh-tiga #nyehehehe i feel so loved, thank you buat semua wishesenya, buat semua doanya, buat semua kado dan surprisesnya, how I thank God of each one of you, temen-temen kantor, temen-temen FIRE Karawaci, temen-temen Youth Senayan City :") i love you all so much.

*currently listening to heart of worship*

0 comments:

Christine Natalia. Powered by Blogger.

Follow by Email

About me

My photo
I write because He is exist. I write because His Grace manifested in my life. I write so one day when I lack of Hope and Faith I can reread all His goodness and mercy that ever happened in my life and my Faith will rise up, in Christ alone.