She will have no fear of bad news; her heart is steadfast, trusting in the Lord. (Psalm 112:7)

Tentang PT dan percaya

Kalau gwe jadi Tuhan, mungkin udah gwe keplak-keplakin manusia-manusia yang susah banget dikasih tau dan gak ngerti-ngerti setelah beberapa kali diajarin, tetep aja gak ngerti. Contohnya... gwe.

Ceritanya udah memasuki minggu ke2 gwe ngegym HAHAHA yeah, in purpose to feel prettier (??) and skinnier and healthier (yang ini lebih masuk akal). Trus kan karena baru masuk, dikasih jatah Personal Trainer (PT) tiga kali, dan kalau sama PT banyakan mainnya alat-alat yang kayak senam lantai, gitu-gitu buat melatih otot kaki, perut dll daripada cuma cardio doank.

Nah, sampailah di tahap gerakan dimana gwe harus melatih keseimbangan gwe berdiri di atas setengah bola karet dan kalau udah berhasil berdiri, gwe harus bisa jongkok berdiri jongkok berdiri. Dan itu susah cyin! Berdiri aja susah, mesti seimbang, apalagi sambil jongkok. Pas awal-awal harus naik, gwe kan takut-takut tuh, gemeteran dari atas sampe bawah, then PT nya nanya, 'kenapa?', terus gwe bilang 'takut jatoh..' terus dia sampe berdiri di belakang gwe terus bilang 'nih ya, aku disini jagain, gak bakal jatoh' (kurang lebih dia ngomong gini yang bikin gwe merasa punya pacar sesaat #EH) HAHAHA. ya intinya dia ampe pegang bahu gwe dari belakang untuk nandain kalau dia ada di belakang kalau-kalau gwe udah gak seimbang, dia bakal pegangin dan gwe gak bakal jatoh. And i did it well! 3 set kali 12 dan semua berhasil dan yang gwe takutin gak terjadi, gwe gak jatoh.

Pas lagi ngelakuin gerakan itu, tiba-tiba gwe keinget dan menyadari, my first problem in my life is about trust. Gwe paling gak bisa main gerakan atau main mainan yang gwe harus mempertaruhkan diri gwe ke sesuatu atau seseorang tanpa gwe yakin i'm gonna be save at all. Gwe gak bisa main yang jatohin diri dari pinggir kolam terus nanti di catch sama temen-temen satu kelompok, gwe gak bisa main rollercoaster yang super duper horror, gwe gak bisa main-main yang begituan karena gwe TAKUT.

And it comes to my spiritual life, gwe takut. Gwe, gampang banget takut. Gwe takut salah jalan, gwe takut salah nangkep maksud Tuhan, gwe takut gak berhasil, gwe takut dan gwe takut. Setiap dikasih kepercayaan untuk bikin event di youth, gwe selalu takut. Takut kalau salah ambil tema, takut orang-orang gak dateng, takut acaranya gagal, takut kalau itu bukan maunya Tuhan. 

You know what, makanya gwe heran sama Tuhan yang super duper sabar ngadepin manusia (read: gwe) yang selalu takut, dan Tuhan selalu setia buat ingetin gwe 'jangan takut'. Waktu masa-masa event ARISE di youth, sampai retreat EXPANDED, Tuhan sering banget ngomong 'jangan takut' ke gwe, entah lewat buku yang gwe baca, dari doa orang yang gak gitu deket sama gwe, dari kutipan di tumblr dan tentunya, ayat alkitab. Tapi gwe tetep takut, setelah melangkah lima step, gwe akan tetep kembali ke kubangan gwe, yaitu takut. Then again, Tuhan tetep ingetin, 'do not fear for I am with you'. Selalu seperti itu.

Bahkan kali ini, ketika gwe lagi-lagi takut untuk melangkah dan takut salah jalan. Tuhan tetep ingetin, do not fear! Singkat cerita intinya, sesuatu menggelitik hati gwe untuk gwe melangkah ke tempat lain (yang belum gwe tau kemana) dan tentunya gwe takut, takut salah nangkep kalau ini cuma maunya gwe dan bukan maunya Tuhan. Takut karena gwe gak tau gwe harus melangkah ke mana seandainya emank Tuhan mau gwe melangkah. Idk if it's karena gwe udah cerita sama dia duluan apa enggak, tapi one of my pastor kemarin sabtu doain gwe untuk 'do not fear' dan supaya 'spirit of boldness' itu ada dalam diri gwe. Dan ini entah untuk kesekian ribu kalinya gwe didoain untuk jangan takut dan untuk berani. Lalu semalam, gwe terlibat pembicaraan singkat sama my supervisor tentang topik ini, takut.

Seringkali kita takut karena kita gak tau di depan sana ada apa, seringkali kita takut karena kita gak tau di belakang kita ada apa. Kita takut karena kita harus step out from our comfort zone, kayak pas gwe mesti jongkok di bola itu, i have to brace myself buat cobain satu tantangan baru diluar yang biasa gwe lakuin. Gak biasa, tapi bisa. Takut, tapi bisa.

So when I was with my PT that moment, pas doi bilang 'ini ya aku dibelakang pegangin kamu, kamu gak bakal jatuh', selain tentunya gwe geli sendiri karena #kenapayangngomongPTnyanbukanpacar #EAAA (oke back to topic), pas doi ngomong begitu, i was reminded that, that is how God says juga. Dia mungkin kasih 'tantangan' baru buat kita to step out, tapi bukan berarti Tuhan lepasin begitu aja, Dia tau kita mungkin takut, tapi Dia tau kita bisa ngelewatinnya dan bisa ngelakuinnya. So, just like that PT who won't let me fall, i'm a hundreeeeed more percent believe that God won't let me fall too. Gwe hanya harus mengalahkan rasa takut gwe yang berlebihan itu knowing that God has my back. :"D

If it's you, if it's you the one who also have fear (of almost everything), if you fear you will fail, if you fear you will fall, if you fear all those things. If it's you, if you know God has spoken something to your heart ask you to do something out from your comfort zone, have FAITH and trust God that He won't fail you, He won't let you fall (lagi ingetin diri sendiri yang gak inget-inget meskipun Tuhan udah sering banget bilang 'do not fear for I am with you) :")

*currently listening to 'For You Alone' by City Harvest Church* 

0 comments:

Christine Natalia. Powered by Blogger.

Follow by Email

About me

My photo
I write because He is exist. I write because His Grace manifested in my life. I write so one day when I lack of Hope and Faith I can reread all His goodness and mercy that ever happened in my life and my Faith will rise up, in Christ alone.