She will have no fear of bad news; her heart is steadfast, trusting in the Lord. (Psalm 112:7)

2015: 'Jadilah kuat'

Happy New Year 2015 guys! Hope it's not too late to great you a blessed new year ahead. So, a little update, I just came back from the Promised Land (again, yay!) few days ago. Lucky me, this time I visited Mount Hermon and Cana Church, two places that I didn't have the chance to go 3 years ago.

'What did God say to you?' 
'What revelation did you get there?' 
Two questions I got the most from several people.

I didn't get what I wish I would get. I didn't get the answer where God will take me for my career, I didn't get the exact Word about what will happen to my life in 2015. But yeah, somehow it doesn't mean I got nothing there. 

Waktu di gereja Kana, dimana mostly tour yang kesana pasti doain marriage couple alias peneguhan pernikahan. Tapi ternyata kali ini, semua yang belom nikah pun didoain, dan gwe didoainnya adalah... 'Jadilah kuat, jadilah kuat....' Idk why tapi Tuhan sering banget ngomong through anything to me about jadi kuat, jangan takut, dan sejenisnya. Mungkin karena memang gwe orangnya khawatiran, takutan dan well, cengeng. Gwe gak tau maksudnya apa tapi well, I just store this in my heart, 'jadilah kuat'.

Israel tuh entah kenapa indah banget, mungkin kalah sama Eropa or elses, but always beautiful in its own way. Dan pas gwe disana, tentu banyak waktu yang gwe pake untuk merenung, berharap tiba-tiba muncul dari langit suara yang bilang 'Hai anak-Ku, nanti kamu sampai di Indonesia akan bertemu dengan pria yang sudah aku siapkan, dia yang kau temui di bandara memakai baju ungu dan sepatu putih, itulah jodohmu' HEIITTSSSSSS dan tentu saja, gak ada yang kayak begitu yang terjadi. Back to topic, pas gwe lagi merenung liatin danau Galilea, tiba-tiba something muncul in my heart.

'All I want and need for 2015 is the ability to feel God, to feel His Presence, to know that He is near and to know that He is here, with me.' Kita sering denger dan bahkan sebenernya udah tau kalau Tuhan itu 24 jam sama kita, tapi yang seringkali bikin frustasi adalah kita gak bisa ngerasain kehadiran Dia. Oh men, that is frustating. Dan gwe ga mau frustasi kayak begitu di 2015, so what I long for is that kind of ability, to know that He is here.

Lalu di pagi hari keberapa gitu gwe lupa, ada tuker kado ceritanya. Pendetanya bilang bahwa Tuhan mau kasih kado ke semua peserta, dan makanya acara tuker kado itu terjadi karena Tuhan pengen give something. Dan you know what I get? 
- Buku tipis berjudul 'Air di padang gurun', yang sampai hari ini belom gwe buka karena... judulnya aja serem cuy. What kind of padang gurun yang bakal gwe lewati di 2015 ini?
- Kartu ucapan yang ada ayatnya.. 'firman-Nya: "Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit manapun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau.'

Dan hari ini, gwe sedikit banyak ngobrol sama my sister in Christ dan dia bilang kalau sebenernya tahun lalu dia pengen beliin gwe bantal yang tulisannya 'never give up'. And you know what... somehow gwe jadi wondering what kind of year will I face? I think it's not gonna be easy.

The thing that bothers me these lately days adalah tentang pekerjaan. Bukannya gak bersyukur sama pekerjaan gwe yang sekarang, tapi somehow I feel saatnya untuk step out from comfort zone dan berkelana ke petualangan yang baru. Tapi rasanya susah banget and it's like God closes many doors for me yang somehow sebenernya leave me discouraged and kinda of depressed, 'sebenernya Tuhan mau bawa aku kemana sih?' dan baru nyadar tiba-tiba kalau 'jadilah kuat' itu mungkin bisa berlaku juga buat situasi yang ini.

Ngomong-ngomong soal 'jadilah kuat' itu, tadi gwe iseng-iseng baca modul 'Doa puasa Daniel' yang lagi diselenggarain in my office (which is a church), dan di halaman terakhirnya written this verse, Efesus 6:10-18

Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis, karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. Jadi berdirilah tegap, berikatpinggang kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,dan teri malah ketopong keselamatan dan pedang Roh,yaitu firman Allah, dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus.


It's funny in awkward way how this statement popped up again, 'hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan.' Well, maybe I'll write more about these verses once I get the revelation. Tapi untuk sementara, cukup mencengangkan what I got these lately days. Tentang be strong in the Lord dan bisa ngerasain Presence-nya Tuhan. Dan satu lagi, setelah tahun 2014, visi yang didapet oleh IFGF (which I work there) adalah Rome 8:28, persis sama apa yang gwe dapetin di awal tahun 2014 lalu, tahun ini tema mereka adalah 'Together STRONGER', which.... mirip sama apa yang gwe dapetin di awal tahun ini. Well~

What about you? What do you get personally for your 2015?

 The beauty of the sky

Sunshine in Mount Hermon, somehow reminds me of His Promises

Jerusalem <3 br="">


0 comments:

Christine Natalia. Powered by Blogger.

Follow by Email

About me

My photo
I write because He is exist. I write because His Grace manifested in my life. I write so one day when I lack of Hope and Faith I can reread all His goodness and mercy that ever happened in my life and my Faith will rise up, in Christ alone.